Universitas Budi Luhur (UBL) keluar sebagai jawara Kampus Bersih Narkoba 2013 se-Jabodetabek, yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kampus ini memperoleh skor tertinggi dari kriteria penilaian kreativitas branding anti narkoba di lingkungan kampus, tembang dan ciptaan lagu tentang narkoba, seminar sehari tentang narkoba, karya tulis tentang narkoba dan sajak tentang narkoba. Berdasarkan hasil putusan juri yang dipimpin oleh Subarkah Hadi, Wakil Rektor IKJ, UBL memperoleh total nilai 675, kemudian disusul Universitas Islam Negeri Jakarta, dengan total nilai 655, dan disusul juara ketiga Universitas Mercu Buana dengan total nilai 645. Dengan prestasi yang ditorehkan, UBL berhak menggondol trofi beserta uang sebesar Rp 18 juta. UBL mengalahkan 26 kontestan kampus lainnya yang turut berlomba dalam mengekspresikan kreativitas anti narkoba. Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas keberhasilan seluruh civitas akademika di UBL yang telah berupaya mewujudkan kampus yang bersih dari narkoba. Kami harap anugerah lomba ini jadi motivasi untuk berperan lebih maksimal dalam membentengi seluruh civitas akademika dan masyarakat dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, ujarnya usai menghadiri puncak Lomba Kampus Bersih Narkoba 2013, di Hotel Kartika Chandra, Selasa (12/11). Rektor UBL Suryo Hapsoro menegaskan, upaya penanggulangan masalah narkoba di lingkungan mahasiswa mutlak dilakukan, agar kecerdasan mahasiswa baik dalam konteks kecerdasan pikir, hati dan perasaan dapat terlindungi sehingga mahasiswa bisa membangun peradaban yang lebih baik ke depannya. Kepala BNN, DR Anang Iskandar, memberikan apresiasi kepada 27 universitas yang berperan serta dalam upaya mengimunisasi masyarakat kampus dari godaan penyalahgunaan narkoba. Yang terpenting adalah proses bagaimana mahasiswa berperan mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, bukan hanya membidik hadiahnya, ujar Anang Iskandar. Penanggulangan masalah narkoba bukan masalah kelembagaan, akan tetapi menjadi tanggung jawab individu. Karena itulah, Kepala BNN berharap civitas akademika lebih memberikan peran dalam penanggulangan masalah narkoba. Dua kerangka pemikiran yang harus terus didukung adalah dekriminalisasi dan depenalisasi terhadap penyalah guna narkoba, sebagai paradigma penanganan narkoba yang proporsional. Melalui lomba kampus ini mahasiswa diharapkan dapat mendorong perubahan paradigma dalam penanganan masalah narkoba, ungkap Kepala BNN. Sementara itu, Menpora, Roy Suryo yang hadir dalam puncak kegiatan ini mengatakan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba harus ditekan, karena trendnya selalu mengalami peningkatan. Roy berpesan agar para pemuda sebagai bonus demografi, tidak tercemari oleh penyalahgunaan narkoba, sehingga terus dapat berkarya dalam membangun bangsa. Siswandi, pelaksana kegiatan ini mengatakan ide lomba awalnya dicetuskan saat BNN menggelar Rakor dengan 41 kampus, pada April 2013. Dari 41 kampus itu, 27 kampus di antaranya menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam lomba untuk mengadu kreativitasnya dalam membentuk branding kampus yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kami memberikan apresiasi yang tinggi pada para mahasiswa yang berkomitmen penuh dalam menciptakan karyanya. Kegiatan ini bukan hanya sekedar mencari juara, tapi yang terpenting adalah menciptakan komitmen di wilayah kampus dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), lanjut Siswandi. Siswandi berpesan agar kampus lebih berwaspada dengan lingkungannya. Ia menekankan agar kampus jangan sampai dimasuki oleh mata rantai sindikat narkoba Di samping itu, Siswandi juga menekankan agar pihak kampus dapat berperan serta dalam melakukan gerakan rehabilitasi pada penyalah guna narkoba. Dorong mahasiswa yang terkena narkoba untuk melaporkan dirinya pada Institusi Penerima Wajib Lapor, agar direhabilitasi, lanjut Siswandi. Dalam rangkaian kegiatan puncak acara ini, Jaya Suprana, selaku Ketua MURI menyerahkan gelar rekor MURI atas tanda tangan terbanyak dalam menunjukkan komitmen anti narkoba. BNN berhasil mengumpulkan 2.000.2015 tanda tangan anti narkoba dari seluruh kalangan masyarakat.
Berita Utama
Universitas Budi Luhur Jawara Kampus Bersih Narkoba 2013
Terkini
-
BNN PERKUAT PENGELOLAAN PENGADUAN GUNA TINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK 19 Okt 2026 -
GELAR OPERASI GABUNGAN, BNN PASTIKAN PENYALAHGUNA NARKOTIKA ‘MURNI’ MENDAPATKAN REHABILITASI 18 Okt 2026 -
GANDENG FPPI, BNN OPTIMALKAN PERAN PEREMPUAN DALAM UPAYA P4GN 17 Okt 2026 -
BNN HADIRI FORUM NASIONAL PEMBANGUNAN HUKUM TAHUN 2026 15 Okt 2026 -
BNN BANGUN SINERGI STAKEHOLDER UNTUK PENANGANAN KAWASAN RAWAN NARKOBA DI SULAWESI TENGGARA 15 Okt 2026 -
BNN HADIRI DIES NATALIS KE-73 UKI 15 Okt 2026 -
BNN RAIH APRESIASI TOP GPR FIGURE AWARD 2026 MELALUI KIPRAH JENDERAL SUYUDI ARIO SETO 15 Okt 2026
Populer
- BNN PERKUAT SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN NARKOBA LOMBOK TIMUR 25 Sep 2026

- BNN DAN SRIKANDI PDDI SAMBUT HARI KESAKTIAN PANCASILA DENGAN DONOR DARAH 24 Sep 2026

- SESTAMA BNN RI HADIRI FORSES, PERKUAT SINERGI TATA KELOLA PEMERINTAHAN 26 Sep 2026

- BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 22 Sep 2026

- BNN GELAR PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS LRKM UNTUK PERKUAT STANDAR LAYANAN REHABILITASI 22 Sep 2026

- BNN RESMI BUKA REFRESHER TRAINING PETUGAS PENDAMPING IBM 2026: DORONG PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN HINGGA TINGKAT DESA/KELURAHAN 21 Sep 2026

- BERIKAN KULIAH UMUM DI UNHAN, KEPALA BNN RI LINDUNGI GENERASI MUDA DEMI KEDAULATAN NEGARA 24 Sep 2026
